Penyebab Excavator Tidak Kuat Angkat dan Cara Troubleshooting Lengkap
Excavator yang tidak kuat mengangkat beban merupakan salah satu masalah serius yang sering terjadi di lapangan, terutama pada unit dengan jam kerja tinggi atau perawatan yang kurang optimal. Kondisi ini tidak hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga dapat menjadi indikasi adanya kerusakan pada sistem hydraulic, engine, maupun komponen struktur excavator itu sendiri.
Dalam dunia pertambangan dan konstruksi, excavator harus mampu menghasilkan lifting force sesuai spesifikasi pabrikan. Jika kemampuan angkat menurun, maka proses loading material menjadi lambat, efisiensi kerja menurun, dan risiko kerusakan komponen lain meningkat.
Sebagai mekanik atau plant engineer, penting memahami bahwa excavator tidak kuat angkat bukan hanya disebabkan oleh satu komponen saja, melainkan hasil dari interaksi berbagai sistem utama seperti hydraulic system, engine, control valve, dan komponen mekanis.
Sebagai referensi dasar troubleshooting mekanik profesional, Anda juga dapat membaca artikel berikut:
https://www.bangtondi.com/2026/01/8-langkah-troubleshooting-mesin-yang-benar.html
Pengertian Sistem Angkat Excavator
Sistem angkat excavator adalah sistem yang mengubah tenaga engine menjadi tenaga hydraulic, lalu menjadi gerakan mekanis untuk mengangkat boom, arm, dan bucket.
Prosesnya terdiri dari beberapa tahap:
Engine → memutar hydraulic pump
Hydraulic pump → menghasilkan tekanan hydraulic
Control valve → mengatur arah aliran
Hydraulic cylinder → mengubah tekanan menjadi gerakan
Linkage → meneruskan gaya ke boom dan bucket
Jika salah satu komponen ini mengalami gangguan, maka kemampuan angkat excavator akan menurun.
Pengertian Komponen Utama Sistem Angkat Excavator
1. Engine (Mesin)
Engine adalah sumber tenaga utama excavator yang berfungsi memutar hydraulic pump. Engine mengubah energi bahan bakar menjadi energi mekanis.
Fungsi utama engine:
• Menghasilkan tenaga untuk hydraulic pump
• Menentukan performa keseluruhan excavator
• Menyediakan tenaga untuk semua sistem
Jika engine lemah, maka hydraulic pump juga tidak akan bekerja maksimal.
2. Hydraulic Pump
Hydraulic pump adalah komponen yang mengubah tenaga mekanis dari engine menjadi tekanan hydraulic.
Fungsi hydraulic pump:
• Menghasilkan tekanan hydraulic
• Menyuplai oil ke seluruh sistem hydraulic
• Menentukan kekuatan excavator
Hydraulic pump adalah komponen paling penting dalam sistem hydraulic.
Masalah pada pump merupakan penyebab paling umum excavator tidak kuat angkat.
3. Hydraulic Cylinder
Hydraulic cylinder adalah aktuator yang mengubah tekanan hydraulic menjadi gerakan lurus.
Jenis cylinder pada excavator:
• Boom cylinder
• Arm cylinder
• Bucket cylinder
Fungsi cylinder:
• Mengangkat boom
• Menggerakkan arm
• Menggerakkan bucket
Jika cylinder bocor internal, maka tenaga angkat akan menurun.
4. Main Control Valve
Control valve adalah komponen yang mengatur arah aliran hydraulic oil.
Fungsi control valve:
• Mengatur gerakan boom
• Mengatur gerakan arm
• Mengatur gerakan bucket
• Mengatur seluruh fungsi hydraulic
Kerusakan control valve menyebabkan tekanan hydraulic hilang.
5. Relief Valve
Relief valve adalah komponen pengaman yang membatasi tekanan maksimum hydraulic.
Fungsi relief valve:
• Melindungi sistem dari over pressure
• Menjaga tekanan sesuai spesifikasi
Jika setting terlalu rendah, excavator akan lemah.
6. Hydraulic Oil
Hydraulic oil adalah media penghantar tenaga dalam sistem hydraulic.
Fungsi hydraulic oil:
• Menghantarkan tenaga
• Melumasi komponen
• Mendinginkan sistem
Oil yang kotor atau kurang menyebabkan performa menurun.
7. Mechanical Linkage (Pin dan Bushing)
Linkage adalah komponen mekanis yang meneruskan gaya dari cylinder ke boom dan bucket.
Fungsi linkage:
• Meneruskan tenaga angkat
• Menjaga stabilitas gerakan
Linkage yang aus menyebabkan kehilangan tenaga angkat.
Untuk memahami prinsip transfer tenaga secara umum, Anda juga bisa membaca:
https://www.bangtondi.com/2023/01/sistem-clutch-pada-transmission.html
Gejala Excavator Tidak Kuat Angkat
Gejala umum yang sering ditemukan:
• Boom lemah saat mengangkat
• Gerakan lambat
• Tidak mampu angkat beban berat
• Engine tidak terbebani
• Hydraulic terasa lemah
Gejala ini menjadi dasar awal troubleshooting.
Penyebab Excavator Tidak Kuat Angkat
1. Hydraulic Pump Aus
Penyebab:
• Keausan piston pump
• Internal leakage
• Jam kerja tinggi
Gejala:
• Semua gerakan lemah
• Excavator lambat
Solusi:
• Pressure test
• Overhaul pump
2. Relief Valve Setting Rendah
Penyebab:
• Setting tidak sesuai
• Spring lemah
Solusi:
• Setting ulang
• Ganti relief valve
3. Hydraulic Cylinder Bocor Internal
Penyebab:
• Seal rusak
• Piston aus
Gejala:
• Boom turun sendiri
Solusi:
• Overhaul cylinder
4. Control Valve Bocor
Penyebab:
• Spool valve aus
Solusi:
• Overhaul valve
5. Hydraulic Hose Bocor
Solusi:
• Ganti hose
• Lakukan krimping Hose
6. Hydraulic Oil Kurang atau Kotor
Solusi:
• Tambah oil
• Ganti oil
7. Engine Lemah
Penyebab:
• Injector rusak
• Turbo rusak
Solusi:
• Periksa sistem engine
Untuk memahami proses diagnosa yang benar, baca juga:
https://www.bangtondi.com/2026/01/kode-error-excavator-komatsu-lengkap-2026.html
8. Pump Regulator Bermasalah
Solusi:
• Setting regulator
• Overhaul
9. Mechanical Linkage Aus
Solusi:
• Ganti pin dan bushing
Langkah Troubleshooting Excavator Tidak Kuat Angkat
Urutan troubleshooting profesional:
Langkah 1
Periksa hydraulic oil level
Langkah 2
Periksa kebocoran
Langkah 3
Periksa engine performance
Langkah 4
Pressure test hydraulic pump
Langkah 5
Periksa relief valve
Langkah 6
Periksa control valve
Langkah 7
Periksa cylinder
Langkah 8
Periksa regulator
Langkah 9
Periksa linkage
Metode ini sesuai dengan standar troubleshooting alat berat industri.
Referensi tambahan troubleshooting mekanik profesional:
https://www.bangtondi.com/2026/01/apa-itu-on-page-seo-paduan-lengkap.html
(contoh artikel struktur analisa sistematis yang sama)
Dampak Jika Tidak Segera Diperbaiki
Jika dibiarkan, dapat menyebabkan:
• Kerusakan hydraulic pump
• Kerusakan cylinder
• Biaya perbaikan mahal
• Downtime unit meningkat
• Produktivitas turun
Pengalaman Bang Tondi
Kesimpulan
Excavator tidak kuat angkat umumnya disebabkan oleh penurunan tekanan hydraulic, kerusakan hydraulic pump, kebocoran cylinder, control valve bermasalah, atau engine lemah.
Troubleshooting harus dilakukan secara sistematis mulai dari pemeriksaan sederhana hingga pemeriksaan mendalam.
Dengan diagnosa yang tepat, excavator dapat kembali bekerja optimal dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Baca juga artikel terkait:
Troubleshooting mesin alat berat lengkap:
https://www.bangtondi.com/2026/01/8-langkah-troubleshooting-mesin-yang-benar.html
Kode error excavator Komatsu lengkap:
https://www.bangtondi.com/2026/01/kode-error-excavator-komatsu-lengkap-2026.html
Pengertian sistem clutch dan transfer tenaga:
https://www.bangtondi.com/2023/01/sistem-clutch-pada-transmission.html
Panduan dasar troubleshooting profesional:
https://www.bangtondi.com/2026/01/apa-itu-on-page-seo-paduan-lengkap.html

Posting Komentar